Posts Tagged ‘harian Tribun Timur’

Makassar, Internet, dan Hotspot

January 26, 2008

, , , ,

http://makassar-bugis.blogspot.com/
Saturday, 26 January 2008

Telkom mencanangkan Makassar sebagai kota hotspot di Indonesia, Mei 2007. Dimulai dari Pantai Losari, pantai kebanggan warga Makassar, fasilitas jaringan internet itu dengan cepat mewabah. Mula-mula di hotel, pusat-pusat perbelanjaan, sekarang masuk ke warung kopi dan kampus.
Internet menjadi barang yang begitu populer di ibu kota provinsi Sulsel ini. Tengok bagaimana proyeksi Telkom:

sumber: http://www.tribun-timur.com
Jumat, 25-01-2008 | 22:12:08
Telkom Makassar Siapkan 20 Ribu Sambungan Internet
Laporan: Andi Syahrir, tribuntimurcom@yahoo.com
Makassar, Tribun – PT Telkom Kandatel Makassar menyiapkan 20 ribu satuan sambungan layanan (SSL) telepon speedy untuk layanan internet selama 2008 ini.
“Diharapkan pada triwulan kedua atau bulan Juni nanti sudah mulai direalisasikan,” kata Kamaruddin, Public Relation Manager Datel Makassar didampingi Linson PS, Manager Sales Data dan VAS Kandatel Makassar di kantornya, seperti dilansir Antara, Jumat (25/1).

Menurut dia, akses layanan speedy banyak diminati pelanggan, sehingga daftar tunggu saat ini cukup banyak.

Sebagai gambaran, pada saat peluncuran speedy pada 2006, terjual habis 2.300 SSL internet berakses cepat itu. Akibatnya, pada periode 2007 terjadi kekosongan layanan.

“Baru bulan Juni nanti ada layanan lagi sebanyak 20.000 SSL yang tergandeng dalam pembukaan jaringan layanan satuan sambungan telepon,” ujar Linson.

Soal kualitas layanan speedy, ia mengatakan, selain aksesnya cepat, dari segi keamanan juga terjamin, karena pengiriman datanya melalui kabel. Cara ini akan menghindarkan pengguna dari pencurian data atau serangan virus.

Mengenai jumlah pelanggan speedy saat ini, lanjutnya, dari sekitar 216 ribu SST yang dilayani Kandatel Makassar, sebanyak 2.300 SST diantaranya meggunakan speedy dan sekitar 3.000 SST lainnya menggunakan layanan Telkomnet instan.(*)

Ada peristiwa menarik?
SMS http://www.tribun-timur.com di 081.625.2233
email: tribuntimurcom@yahoo.com

Hotline SMS untuk berlangganan Tribun
Timur edisi cetak: 081.625.2266.
Telepon: 0411 (8115555) (rir)

Melihat besarnya peluang pasar di bisnis internet, Telkom –yang terpukul di bisnis telepon fixed line menyusul semakin murahnya tarif telepon mobile– memancang target optimistik di Makassar.

Rabu, 09-01-2008 | 21:23:39
2008 Hotspot Telkom Hadir di Semua Hotel dan Mal
Laporan; Mursalim Djafar, limgagak@yahoo.com
Makassar, Tribun – Telkom menargetkan semua hotel dan mal di Makassar akan memiliki jaringan telekomunikasi internet atau Telkom hotspot dengan memanfaatkan teknologi Wireless Fidelity (WiFi).
Dengan layanan ini Anda bebas berinternet tanpa kabel. Anda hanya menyiapkan komputer jinjing
yang dilengkapi kartu nirkabel (wireless card) atau ponsel yang dilengkapi fasilitas WiFi misalnya ponsel Communicator Nokia 9300i, Communicator 9500, atau personal digital assistant (PDA), smartphone.

“Ini merupakan program Telkom untuk memberikan edukasi pada warga Makassar sealigus menjadikan Makassar sebagai Cyber City,” kata General Manager (GM) Kandatel Makassar, Andi Muflihuddin, Rabu (9/1), di Makassar.

Ketika baru hadir di Pantai Losari 27 Mei 2007, layanan ini juga digratiskan. Di Losari, sinyal WiFi dapat ditangkap hingga 1,3 Km atau mulai dari rumah jabatan Wali Kota Makassar hingga Hotel Makassar Golden (HMG). Layanan ini juga bisa didapatkan di sekitar Kantor Wali Kota Makassar.

Sejumlah hotel juga menggratiskan layanan ini ketika pertama kali hadir. Namun kini Anda diharuskan membeli voucher khusus untuk mengakses layanan ini. Hotel Santika merupakan salah satu hotel yang tetap menggratiskan layanan ini hingga saat ini.

Untuk mengakses internet, disediakan voucher pulsa iVas yang dapat ditebus sesuai lama akses internet yang dibutuhkan. iVas dijual mulai Rp 7.000 ribu per satu jam sampai Rp 50 ribu untuk lima jam.

Dengan mengisi pulsa iVas, pengunjung mal atau hotel di Makassar dapat berselancar di dunia maya sambil berbelanja atau berjalan-jalan. iVas dapat diperoleh di café Excelco, Black Canyon Coffee, Mc Donald, KFC, Samudera Food, dan hampir di semua hotel di Makassar yang menyediakan laynan ini.(*)

Ada peristiwa menarik?
SMS http://www.tribun-timur.com di 081.625.2233
email: tribuntimurcom@yahoo.com

Hotline SMS untuk berlangganan Tribun
Timur edisi cetak: 081.625.2266.
Telepon: 0411 (8115555). (lim)

Di dunia pendidikan, internet merambah ke kampus-kampus. Di kampus Universitas Hasanuddin, Makassar, hotspot mengubah perilaku warga kampus yang dihuni sekitar 25 ribu mahasiswa tersebut. Dosen dan mahasiswa semakin sering membrowsing internet. Pemandangan mahasiswa membawa laptop sudah merupakan pemandangan sehari-sehari.
Beberapa teman mengatakan, mahasiswa Unhas yang dulu sering melakukan demonstrasi, memacetkan jalan poros di depan kampusnya, yang menghubungkan Makassar-luar kota di timur, kini sudah mulai tenggelam dengan gaya hidup baru, gaya hidup internet.
Memang, internet masih merupakan barang yang teramat mewah untuk sebagian besar mahasiswa. Masalahnya bukan internetnya, tapi laptopnya. Komputer jinjing ini masih cukup mahal untuk ukuran kantong sebagian mahasiswa.
Sekiranya perusahaan-perusahaan besar mau membenahkan investasi strategis, katakanlah dengan menyisihkan sebagian dana CSR untuk pengadaan fasilitas komputer di tempat-tempat publik di kampus Unhas, tentulah tindakan itu teramat mulia. Investasi itu pastilah menyentuh sisi paling strategis dalam pengembangan masyarakat, yakni kampus, mahasiswa, dan dosen. Siapa berminat?
Bagaimana perubahan gaya hidup di kampus Unhas karena pengaruh internet dan hotspot, simak laporan Tribun Timur (www.tribun-timur.com):

Senin, 03-12-2007
Karena Hotspot, Mahasiswa Unhas Cukup Punya Laptop
Laptop yang Kian Terjangkau (3-Habis)
Sejak diperkenalkan secara nasional awal tahun 2007, keberadaan fasilitas layanan internet nirkabel via modul Wifi (wireless fidelity) tak lagi menjadi barang langka.
Di Makassar, wifi layaknya jamur yang tumbuh di musim penghujan.
Wilayah akademik seperti kampus-kampus perguruan tinggi bisa disebut sebagai salah satu tempat paling bagus untuk mengakses layanan internet gratis via wireless.
Universitas Hasanuddin (Unhas) bisa dikatakan sebagai perguruan tinggi terdepan yang memiliki area hotspot terluas.
Bagaimana tidak, hampir setiap jengkal, wilayah di Unhas yang memiliki 14 fakultas dengan luas wilayah 220 hektare itu bisa ditemukan sinyal free wifi hotspots atau wilayah bebas akses wireless.
Dengan kondisi tersebut, di Unhas saat ini sudah menjadi hal biasa jika kita mendapati para mahasiswa hingga dosen-dosennya menenteng komputer jinjing alias laptop.
Bahkan sudah hal yang jamak, di beberapa wilayah yang memiliki sinyal kuat akan dipadati pengakses internet.
Sebut saja, di fakultas teknik, kedokteran, kedokteran gigi, fakultas kesehatan masyarakat, pertanian, atau pascasarjana.
Di fakultas kedokteran atau di FKM, justru pihak fakultas menyediakan tempat berupa ruang terbuka untuk dipergunakan mengakses internet via wireless.
Bisa dikatakan, saat ini Unhas memang tengah booming free wifi hotspots. Bahkan hingga tiap-tiap jurusan juga ikut menyediakan fasilitas hotspot bagi mahasiswanya.
Hal yang cukup unik tentang pengakses tersebut bisa dijumpai saat malam hari. Terbukanya beberapa fasilitas free wifi 24 jam nonstop membuat mahasiswa menongkrongi laptopnya hingga tengah malam.
Di lantai satu Rektorat Unhas, Anda bisa temukan pemandangan tersebut. Nyaris tiap malam, ruang terbuka di lantai terbawah bangunan berlantai delapan itu dipenuhi beraneka merek komputer jinjing milik mahasiswa.
Malahan, saking asyiknya, banyak di antara mahasiswa bisa bertahan berjam-jam berduel dengan nyamuk-nyamuk yang mengerubungi.
Memudahkan Mahasiswa
Hadirnya fasilitas hotspot tersebut membuat sebagian sivitas akademika Unhas mendapatkan kemudahan dalam transfer ilmu pengetahuan antara dosen dan mahasiswa.
Mereka tak perlu mengeluarkan ongkos untuk mengunduh tugas-tugas yang diberikan dosen mereka hanya dengan free hotspot.
Asmin, seorang mahasiswa fakultas teknik yang biasa menggunakan layanan ini, mengatakan kalau sangat dipermudah dengan hadirnya internet via wireless.
“Setahun yang lalu, saya masih harus ke warnet untuk mengakses internet saat mendapat tugas mata kuliah dari dosen. Kini, dengan hadirnya wifi, saya hanya tinggal buka laptop saya lalu mengaktifkan wireless laptop, saya sudah bisa online,” jelasnya.
Senada dengan Asmin, Muhammad Ridwan, mahasiswa FKM, juga merasakan hal yang sama.
Dikatakannya, ia cukup membuka laptopnya di lego-lego FKM, dan semenit kemudian ia sudah bisa men-searching bahan untuk tugas-tugas yang ingin dibuatnya.
Selain itu, keberadaan free wifi juga membuat Ridwan bisa mengetahui perkembangan terbaru jagad infomasi nasional ataupun internasional.
“Saya juga mendapatkan kemudahan dalam mengakses berita-berita terbaru. Bahkan saya tridak pernah membeli koran lagi sejak memiliki laptop dan wifi di fakultas saya,” tarang Ridwan saat ditemui di FKM Unhas beberapa waktu lalu.
Melihat situasi pemakai free wifi yang marak di Unhas, wajar jika Makassar saat ini memang tak tertinggal dalam perkembangan teknologi informasi.
Teknologi wifi sebelumnya sempat diperkenalkan oleh Pemkot Makassar saat bekerja sama dengan PT Telkom ketika meluncurkan akses gratis wifi di Anjungan Bahari Pantai Losari, awal 2007 lalu.
Saat itu, booming area hotspot seperti menjamur di Makassar. Sayang, keberadaan akses internet tanpa kabel via wireless di Anjungan Bahari Pantai Losari tak dilanjutkan lagi menyusul maraknya sweeping software palsu yang kemudian seperti menghentikan minat masyarakat pengguna wifi.
Namun demikian, booming pembelian laptop tentu tak akan terhenti sampai di situ. Bahkan bisa saja semakin terdorong dengan semakin murahnya harga laptop akhir-akhir ini.

Ada peristiwa menarik?
SMS http://www.tribun-timur.com di 081.625.2233
email: tribuntimurcom@yahoo.com

Hotline SMS untuk berlangganan Tribun
Timur edisi cetak: 081.625.2266.
Telepon: 0411 (8115555) (arif fuddin usman)

Terobosan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Makassar patut diacungi jempol. Warga masyarakat bolehlah merasakan langsung manfaat partai politik. Caranya?

Minggu, 20-01-2008 | 18:29:07
Berinternet Gratis Juga Bisa di Kantor PKS Makassar
Laporan: Andi Syahrir, tribuntimurcm@yahoo.com
Makassar, Tribun – Ramai-ramai berinternet gratis. Inilah yang coba dilakukan lembaga-lembaga pemerintah, swasta, dan juga politik. Khusus lembaga politik, PKS Makassar menyiapkan hot spot di kantornya, Jl Perintis Kemerdekaan, Ruko Puri Kencana Sari B/5, Tello.
Dalam rilis yang dikirim ke redaksi tribun-timur.com, Minggu (20/1), disebutkan, langkah ini merupakan upaya untuk menyediakan fasilitas internet gratis via wireless bagi para kadernya.

Fasilitas ini tersedia dalam 24 jam non stop. Area hot spot tersbeut dapat dinikmati di lantai satu dan dua gedung kantor dan daerah sekitarnya.

“Fasilitas ini sengaja kami sediakan untuk memudahkan bagi para kader dan simpatisan PKS untuk mengakses berita-berita terbaru serta memperlancar komunikasi dan konsolidasi diantara sesama kader dan simpatisan PKS. Kami sadar sebagian besar dari kader kami adalah melek teknologi,” demikian pernyataan DPD PKS Makassar.(*)

Ada peristiwa menarik?
SMS http://www.tribun-timur.com di 081.625.2233
email: tribuntimurcom@yahoo.com

Hotline SMS untuk berlangganan Tribun
Timur edisi cetak: 081.625.2266.
Telepon: 0411 (8115555). (rir)

Pengguna internet di Makassar, yang memanfaatkan fasilitas Telkom, tumbuh 10 persen. Angka ini dianggap tidak terlampau ideal dibandingkan dengan pertumbuhan pengguna internet di negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura.
Berapa pengguna internet yang memakai fasilitas mobile phone? Ini sulit dilacak. Masalahnya, pengguna HP dengan fasilitas tertentu yang memungkinkan browsing internet belum tentu menggunakan fasilitas tersebut.

Selasa, 22-01-2008 | 16:13:09
Pengguna Internet Naik 10 Persen
Laporan: Eki Sakkirang/Apriani Landa, tribuntimurcom@yahoo.com
Makassar, Tribun — Pertumbuhan pengguna internet di Makassar diperkirakan naik 10 persen per bulan. Dalam sebulan, diperkirakan pengguna internet berkisar 15 ribu orang yang menggunakan Telkomnet Instant. Meski demikian, jumlah tersebut terbilang sangat minim dan jauh dari ideal.
“Dibanding negara tetangga seperti Malaysia, pertumbuhannya sangat kecil. Karena idealnya, pertumbuhan harusnya 10 persen dari jumlah pelanggan telpon rumah,” kata GM Telkom Kandatel Makassar, Andi Muflihuddin, beberapa menit lalu.

Dari data yang ada, jumlah pelanggan rumah di Makassar adalah 216 ribu. Artinya, ideal dari 10 persen pertumbuhan itu adalah 21 ribuan orang.

Para pengguna internet di Makassar rata-rata mengakses internet selama satu jam.(*)

Ada peristiwa menarik?
SMS http://www.tribun-timur.com di 081.625.2233
email: tribuntimurcom@yahoo.com

Hotline SMS untuk berlangganan Tribun
Timur edisi cetak: 081.625.2266.
Telepon: 0411 (8115555). (lim)

Kamis, 10-01-2008
2008, Seluruh Hotel Bebas Berinternet
Makassar Menuju Kota Hotspot (1)
Dunia cyber sekarang ini tidak lagi terpaku di satu tempat, tinggal membawa komputer jinjing alias laptop ataupun ponsel, dunia tersebut berada di genggaman.
Setidaknya, fenomena inilah yang kini tergambar di kota yang telah mencapai usianya yang ke-400 tahun.
Impian Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar untuk menjadi kota ini menjadi kota cyber pertama di Indonesia tampaknya mulai terwujud.
Tahun ini akan menjadi spesial bagi warga Makassar pengguna internet. Telkom menargetkan seluruh hotel dan mal di Makassar akan memiliki jaringan telekomunikasi internet nirkabel atau Telkom Hotspot dengan memanfaatkan teknologi Wireless Fidelity (WiFi).
Layanan ini memungkinkan warga bebas berinternet tanpa kabel. Anda hanya menyiapkan komputer jinjing yang dilengkapi kartu nirkabel (wireless card) atau ponsel yang dilengkapi fasilitas WiFi misalnya ponsel Communicator Nokia 9300i, Communicator 9500, atau personal digital assistant (PDA), smartphone.
Ketika baru hadir di Pantai Losari, akhir Mei 2007, layanan ini juga digratiskan. Di Losari, sinyal WiFi dapat ditangkap hingga 1,3 kilometer (km) atau mulai dari rumah jabatan Wali Kota Makassar hingga Hotel Makassar Golden (HMG). Layanan ini juga bisa didapatkan di sekitar Kantor Wali Kota Makassar.
Hotspot juga sudah diterapkan di seluruh wilayah kampus Universitas Hasanuddin (Unhas). Mahasiswa memanfaatkannya untuk mencari bahan-bahan kuliah mereka.
Sejumlah hotel juga menggratiskan layanan ini ketika pertama kali hadir. Namun kini Anda diharuskan membeli voucher khusus untuk mengakses layanan ini.
Hotel Santika merupakan salah satu hotel yang tetap menggratiskan layanan ini hingga saat ini.
Untuk mengakses internet, disediakan voucher pulsa iVas yang dapat ditebus sesuai lama akses internet yang dibutuhkan. iVas dijual mulai Rp 7.000 ribu per satu jam sampai Rp 50 ribu untuk lima jam.
Dengan mengisi pulsa iVas, pengunjung mal atau hotel di Makassar dapat berselancar di dunia maya sambil berbelanja atau berjalan-jalan.
iVas dapat diperoleh di café Excelco, Black Canyon Coffee, Mc Donald, KFC, Samudera Food, dan hampir di semua hotel di Makassar yang menyediakan laynan ini.
“Ini merupakan program Telkom untuk memberikan edukasi pada warga Makassar sealigus menjadikan Makassar sebagai Cyber City,” kata General Manager (GM) Kandatel Makassar, Andi Muflihuddin, Rabu (9/1), di Makassar.
Layanan ini bisa dinikmati selama 24 jam di Pantai Losari dan di sekitar Balaikota Makassar sedangkan di mal, di kafe, di warkop, atau di hotel akan disesuaikan dengan jam operasional mereka.
Cyber Space Mall di MaRI misalnya hanya beroperasi mulai jam 10.00 hingga 22.00 wita.
Kecepatan akses di sejumlah hotspot di Makassar disediakan mulai dari 256 kbps hingga 512 kbps dengan memanfaatkan teknologi Speedy berbasis AstiNet.
Fenomena menggunakan layanan ini sudah menjamur di berbagai tempat di Makassar. Tahun ini sebanyak 13 hotel yang akan menawarkan layanan, sejumlah mal, rumah makan, kafe, universitas, dan kawasan umum lainnya untuk mendukung program Telkom bernama 1.000 titik hotspot di kawasan timur Indonesia.

Ada peristiwa menarik?
SMS http://www.tribun-timur.com di 081.625.2233
email: tribuntimurcom@yahoo.com

Hotline SMS untuk berlangganan Tribun
Timur edisi cetak: 081.625.2266.
Telepon: 0411 (8115555) (meliana bori/mursalim djafar)

BERITA LAIN

Sabtu, 12-01-2008
Internet Masuk Warung Kopi
Makassar Menuju Kota Cyber Pertama (3)
PENYEBUTAN Makassar sebagai cyber city tidak berlebihan. Hampir semua titik keramaian di Makassar sudah menghadirkan titik hotspot yang memanfaatkan teknologi wireless fidelity (WiFi).
Layanan ini sudah ada di hotel, mal, rumah makan, bahkan di warung kopi (warkop). Tengok saja sejumlah warung kopi yang berada di kawasan Panakkukang.
Hampir semua warkop menawarkan fasilitas ini. Tidak sah rasanya jika sebuah warkop tidak ada internetnya. Sebut saja Kopi Zone, Phoenam Panakkukang dan Mall Panakkukang, dan di warkop lain, tempat mangkal berbagai kalangan.
Jangan heran bila Anda ke warkop dan melihat ada pengunjung duduk berlama-lama di depan laptopnya. Tarif akses yang ditawarkan terbilang murah, mulai Rp 7.000 per jam dengan cara membeli voucher pulsa iVas.

Rumah Makan
Layanan serupa juga ada di rumah makan (RM). Sebut saja RM Ratu Gurih, RM Istana Laut (Jl Datumuseng), serta di Gelael Swalayan. Di lantai dua Gelael ada Kentucky Fried Chicken (KFC) dan Kantin Murah dan Baik (KMB). Anda pun bisa mengkases internet di sana.
Sedangkan di hotel-hotel, layanan ini sudah lama Ada. Hotel Santika Makassar, Hotel Quality Makassar, Hotel Sahid Jaya Makassar, Hotel Singgasana, Hotel Pantai Gapura Makassar, Hotel Banua, Hotel Makassar Golden, Grand Palace, dan sebagainya. Tahun ini ada 13 hotel yang akan dijangkau layanan internet.
Di mal, layanan sudah lama ada. Ada di Mal Ratu Indah (MaRI) Makassar, MTC Karebosi, Panakkukang Super Block (Mall Panakkukang, Panakkukang Square, dan Panakkukang Trade Center).
Mulai Minggu (13/1) besok, layanan serupa juga hadir di Mall GTC Makassar, khususnya di area food court. “Kita siapkan fasilitas ini bagi pengunjung yang ingin surfing,” ujar PR Mall GTC Makassar, Widya Syadzwina, tadi malam.

Tempat Terbuka
Selain di tempat tertutup, layanan internet sudah ada di tempat terbuka seperti di Pantai Losari Makassar. Di Losari, sinyal WiFi dapat ditangkap hingga 1,3 Km atau mulai dari rumah jabatan Wali Kota Makassar hingga Hotel Makassar Golden (HMG).
Layanan ini juga bisa didapatkan di jalan-jalan di sekitar Kantor Wali Kota Makassar dan di dalam lokasi Kampus Universitas Hasanuddin, hingga di Jl Tamalanrea Makassar.
Namun, menurut Manager Data & VAS Kandatel Makassar, Linson P Sitompul, tahun ini Telkom tidak lagi membuka layanan di area terbuka. Ini dilakukan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan pada pemilik laptop.

“Tahun ini kami akan menfokuskan membuka Telkom hotspot di tempat tertutup seperti mal, hotel, dan tempat tertutup lainnya. Kami tidak ingin terulang hal-hal negatif yang menimpa warga yang sedang mengkases layanan ini,” ujar Linson.
Dengan layanan ini Anda bebas berinternet tanpa kabel. Anda hanya menyiapkan komputer jinjing yang dilengkapi kartu nirkabel (wireless card) atau ponsel yang dilengkapi fasilitas WiFi misalnya ponsel Communicator Nokia 9300i, Communicator 9500, atau personal digital assistant (PDA), smartphone.
Untuk mengakses internet, disediakan voucher pulsa iVas yang dapat dibeli sesuai lama akses internet yang dibutuhkan.
iVas dijual mulai Rp 7.000 ribu per satu jam sampai Rp 50 ribu untuk lima jam. Sejumlah hotel bahkan menggratiskannya.
Dengan mengisi pulsa iVas, pengunjung mal atau hotel di Makassar dapat berselancar di dunia maya sambil berbelanja atau berjalan-jalan.
iVas dapat diperoleh di café Excelco, Black Canyon Coffee, Mc Donald, KFC, Samudera Food, dan hampir di semua hotel di Makassar yang menyediakan laynan ini.
Kecepatan akses di sejumlah hot spot di Makassar disediakan mulai dari 256 kbps hingga 512 kbps dengan memanfaatkan teknologi Speedy berbasis AstiNet
Layanan tersebut tidak saja dihadirkan oleh Telkom. Sejumlah operator selular juga menyediakannya seperti Indosat dan Telkomsel.

Ada peristiwa menarik?
SMS http://www.tribun-timur.com di 081.625.2233
email: tribuntimurcom@yahoo.com

Hotline SMS untuk berlangganan Tribun
Timur edisi cetak: 081.625.2266.
Telepon: 0411 (8115555) (mursalim djafar)

Jumat, 04-01-2008 | 22:31:21
Enaknya, di GTC Ada Internet Gratis
laporan: Mursalim Djafar. limgagak@yahoo.com
Makassar, Tribun – Enaknya makan dan minum di food court yang berada di lantai dua Mall GTC Tanjung Bunga Makassar. Dalam bulan ini akan ada layanan internet gratis di mal terbesar di Indonesia timur ini.

“Layanan free internet ini akan kami hadirkan dalam waktu dekat di food court GTC. Kami akan berupaya agar seluruh pengunjung Mall dapat menikmati fasillitas tersebut meskipun soft launching-nya hanya dihadiri artis dan undangan lokal,” kata Public Relations Mall GTC Makassar, A Widya Syadzwina, beberapa saat lalu.

Selain layanan internet gratis, di mal ini juga akan diluncurkan program-program terbaru GTC pada pertengahan Januari mendatang tepatnya pada Minggu, (13/1).

Program terbaru, selain menghadirkan layanan free internet di area food court lantai dua, manajemen GTC juga menghadirkan Kids Club yang merupakan program khusus untuk anak-anak usia 5-12 tahun.

Juga akan ada program Mandiri Fashion Fiesta yakni pemberian diskon sebesar 50 persen di tenant-tenant fashion yang bekerjasama dengan Bank Mandiri.

“GTC juga menghadirkan layanan public serta informasi mengenai Mall GTC di Web Site Mall yang dapat di browsing melalui internet,” kata alumni SMA Negeri 3 Makassar ini.

Di tahun ini, pengundian Mall to Mall akan digelar setiap bulan. Sebelumnya program Mall to Mall yang merupakan program belanja berhadiah hanya diundi setiap enam bulan.(*)

Ada peristiwa menarik?
SMS http://www.tribun-timur.com di 081.625.2233
email: tribuntimurcom@yahoo.com

Hotline SMS untuk berlangganan Tribun
Timur edisi cetak: 081.625.2266.
Telepon: 0411 (8115555). (lim)


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.